Kamis, 18 September 2008

aimjeleus

Aku tidak akan menganalogikan perasaan ini dengan apapun.
Aku akan katakan dengan gamblang dan jujur.
Bahwa ada rasa yang aku tidak bisa sembunyikan.
Rasa yang selama ini membuatku gerah.
Akan ku tulis besar-besar disini nama rasa itu.
Agar kau sadari, bahwa aku tidak suka.
Aku tidak sedang marah.
Bukan.
Ini bukan marah.
Tapi kau tahu?
Terlepas dari kenyataan bahwa semua itu hanyalah masa lalumu saja,
rasa ini begitu menggangguku.


Aku


CEMBURU

helaan angin pagi ini

helaan angin pagi ini
ada diantara aku dan mentari
helaan angin pagi ini
dinginnya pekat menyengat mengawali hari
helaan angin pagi ini
mengantarkan merdu siulan kenari
helaan angin pagi ini
anonim sebuah rasa di hati

Selasa, 16 September 2008

Planet Mars

Aku Dan Bintang
by: PeterPan

Lihat ke langit luas
Dan semua musim terus berganti
Tetap bermain awan
Merangkai mimpi dengan khayalku
Selalu bermimpi dengan hariku
Pernah kau lihat bintang
Bersinar putih penuh harapan
Tangan halusnya terbuka
Coba temani, dekati aku
Selalu terangi gelap malamku
Dan rasakan semua bintang
Memanggil tawamu terbang ke atas
Tinggalkan semua, hanya kita dan bintang
Yang terindah meski terlupakan
Dan selalu terangi dunia
Mereka-reka, hanya aku dan bintang


Ingat ini sahabat??
27 Agustus 2004 lalu di Observatorium Bosscha Lembang; kita, Planet Mars dan lagu ini.

Kalian ingat, waktu itu kita habiskan malam yang menyenangkan, tidak peduli berapa banyak orang yang ada dan sedingin apa Bosscha saat itu, kita tetap merasa nyaman bersama. Hangat dalam nyamannya persahabatan. Kita tertawa, bermain permainan "gagarudaan", bercanda, benyanyi, kedinginan, ketakutan, bahkan Dadun terjatuh ke selokan....hehehe...
aahhh...Betapa aku merindukan kalian semua,
merindukan tertawa bersama, merindukan marah yang selalu ada disetiap candaan, merindukan setiap kegiatan kerja kelompok yang tidak pernah serius, merindukan latihan senam bersama dirumahku dan mpit,
Aku rindu kebersamaan kita.

Senin, 15 September 2008

Langit Gerimis


Aku selalu suka langit, karena langit punya banyak warna, punya banyak perasaan. Aku bisa lihat berbedanya warna dan perasaan saat langit cerah dan mendung. Ada banyak perasaan yang mencoba untuk dimengerti dalam nuansa warnanya yang beragam.
Dibalik itu semua, langit menyimpan misteri, dan menutup rapat semua rahasia.

Aku mengagumi semua yang ada padanya; matahari, bulan, bintang, pelangi, awan, bahkan mendung yang menjadikan hujan; tapi aku lebih suka hujan gerimis saat langit cerah dan hangat mentari yang bersahabat dengan rintik-rintik kecil itu; ironis, magis dan romantis.
Suatu saat nanti, aku ingin berlari di bawah gerimis denganmu disampingku, memayungiku dengan telapak tanganmu yang kasar dari lembutnya tetesan kecil gerimis itu. Kemudian mencari tempat berteduh menanti rintik lelah menari-nari di atas dedaunan, atap-atap rumah, tanah lapang merah, jalanan aspal, kolam-kolam ikan,...Menanti gerimis reda, mungkin di teras depan sebuah toko, bersamamu, berdua, dan mungkin, sambil membicarakan enaknya minum teh hangat disaat cuaca seperti itu.

Ya... aku ingin bersamamu, di cuaca apapun.

Jumat, 12 September 2008

Damai


Kata itu begitu melekat dengan namanya, dan harusnya juga dengan kehidupannya.
September ini, harusnya juga jadi miliknya, dimana kedamaian, kebahagiaan dan kasih sayang berbaur jadi satu, dan doa menjadi satu-satunya kado termanis yang ia terima.
Tapi, tidak ada yang bisa menebak kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian.
Setiap kebahagiaan nyatanya membutuhkan pengorbanan, dan perjuangan yang tidak gampang untuk meraihnya.
Aku tahu, dia jatuh bangun mengumpulkan titik-titik kebahagian yang ia harapkan bisa menjadi gambaran indah kehidupannya, namun titik-titik itu terlalu banyak hingga ia sendiri kewalahan menyusunnya, dan sebagaimana sebuah titik, ukurannya terlalu kecil hingga butuh kejelian untuk bisa menempatkannya disusunan yang tepat agar gambaran hidupnya terbentuk sempurna.
Dan sayangnya, kita tak pernah mungkin bisa mengecap kesempurnaan, yang berarti dia tak akan pernah bisa membentuk gambaran kesempurnaan hidupnya walau sekeras apapun dia berusaha dan sebanyak apapun orang menuntutnya sempurna.




Tapi satu hal yang pasti, aku tidak akan pernah pergi, walau semua orang berlari menjauhimu, mal.
Maka jangan bersedih, ada aku disini.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...