Tampilkan postingan dengan label Faith. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Faith. Tampilkan semua postingan

Jumat, 16 April 2010

extremely broken


Bapaknya berkata, di dalam hidup ini, hanya ada dua hal yang harus kita miliki, rasa takut dan rasa malu. Kedua rasa itu ditujukan hanya pada Satu yang memang hanya ada satu-satunya, Tuhan Semesta Alam Pencipta seluruh keindahan di muka bumi ini yang Maha Mengetahui segala isi hati.

Then,
when she heard what his father had said, she was extremely broken. Those words had successfully woken her up.

Jika memang ada pintu itu terbuka untuku,
Ya Rabb,
biarkan aku memasukinya,
menyandarkan semua rinduku padaMu
dan mengistikomahkan langkahku dijalanMu.
Ya Rabb
mudahkanlah selalu jalanku
untuk selalu bisa kembali kepadaMu.



pict from here

Jumat, 07 Agustus 2009

Catatan Setahunku

Pen over note book
Telah Ku angkat satu buku lagi,
tentangmu, tentangmu, tentangmu, sayang,
lengkap
tak ada satu spasi pun yang terlewat,
tak ada satu huruf pun yang terlupa,
bahkan tanda baca pun lengkap sudah,
Catatan Setahunmu.
Aku tidak menerima editan lagi, tidak ada revisi,
sudah, waktunya sudah habis, habis sudah.
Perbaiki dalam catatanmu selanjutnya!


Mungkin seharusnya, setelah itu Dia akan berkata
"Tingkatkan terus amal ibadahmu!"
atau
"Good work, pertahankan amalan baikmu ini, okay!"
atau
"Too bad, my dear. Be more careful next time, or you'll be very sorry someday!"
atau
"Emm, banyak sekali angka merahnya, Vemi?! Kemari, sini, jangan takut, masuklah kedalam lingkaranKu, pintuKu selalu terbuka untukmu, dan bersandarlah padaKu, bersandarlah, ayo! Maka Aku akan mengampunimu!"

Sesungguhnya, aku tahu, jika aku mengarah menghampiriMu dengan merangkak, maka Kau akan menyambutku dengan berlari....

Subhanallah, Alhamdulillah :)

Kamis, 21 Mei 2009

10:20 pm

Dan Jika Allah menghendaki niscaya Dia menjadikan kamu satu umat (saja),
tetapi Dia menyesatkan siapa yang dikehendaki dan memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki.
Tetapi kamu pasti ditanya tentang apa yang telah kamu kerjakan.
(an-Nahl:93)


..................
Rabb, semoga Kau memberikan petunjuk dan hidayahMu bagi mereka yang sedang lupa,
walau aku tidak lain adalah salah satunya.
Rapalan zikir, sembahyang lima waktu, mengaji, pernahkah aku melupakannya?
sayangnya iya, melupakanMu begitu sering.
maafkan aku, ya!!

hanya kau lah Dzat yang-Tak-Pernah-Lupa!!

Selasa, 14 Oktober 2008

Pegangi aku

Pegangi aku Allah...
Pegangi aku...
Karena aku tak mau lagi,
sungguh tak mau lagi terjatuhkan di dasar lorong yang sama.

Pegangi aku Allah....
Pegangi....
Karena imanku sedang tergoyahkan kini.


Tolong pegangi aku Ya Allah Gusti nu Agung...

Senin, 18 Agustus 2008

Aku malu, malu pada MU...

Hari ini, aku membuka kembali pintu besar dan kokoh yang hampir terhalang cinta imortal pada hitam-putih-dunia. Pintu itu adalah jalan masuk ke rumah MU yang telah lama bersemayam dihatiku.
Awalnya aku tidak yakin, akankah KAU menerima kedatanganku lagi, tapi aku sudah merasa tak berarah tanpa MU hingga begitu membutuhkan MU menggenggam tanganku. Lalu aku beranikan diri. Aku berdiri di depan pintu indah dengan ukiran-ukiran suci dari huruf-huruf arab dan mencoba mengetuk pintu itu, tapi pintu itu terlanjur terbuka sebelum sempat bersentuhan dengan jari-jariku. Aku kemudian melangkahkan satu langkah pertamaku. Aku berhenti. Hatiku berdebat dengan fikiranku.
Aku malu, malu pada MU. Kesalahanku banyak, aku tahu. KAU mengingatkanku tapi aku tak mau tahu. Aku malu, malu pada MU. Aku telah begitu sombong dan angkuh berjalan di bumi ini. Aku malu, malu pada MU. Kini aku telah terima akibat perbuatanku, dan aku menyesal. Aku malu, malu pada MU. Akankah KAU maafkan aku?
Tapi aku tak punya tempat bersandar lain selain pada MU. Aku pejamkan mata dan mencoba beranjak lebih jauh lagi memasuki rumah MU, tapi belum aku mengangkat kaki kananku, aku merasakan seberkas sinar hangat memelukku. KAU menghampiriku.
Menghampiriku???
OH... Aku semakin merasa malu. Malu pada MU.
Sinar itu nyaman sekali, membelai kulitku yang bau dan kotor karena banyaknya kesalahan yang aku buat. Tapi, Kau tidak menghiraukannya. KAU malah semakin rapat mendekat, dan KAU berbisik lembut ditelingaku.
"AKU tidak pernah pergi. AKU selalu ada dimanapun, bahkan di hatimu. AKU ada dalam setiap diam dan gerakmu. AKU kirimkan malaikat-malaikatKU di depan dan belakangmu untuk menjagamu"
KAU tak pernah lupakan aku.
Lagi-lagi... Aku malu. Maafkan aku yang telah melupakan MU, maafkan aku yang terlau lama terlarut dalam nikmatnya dunia luar.
Kemudian KAU berkata,

"Wahai anak Adam, sesungguhnya jika kamu tidak berdoa dan memohon ampun kepada KU, AKU mengampunimu, AKU tidak peduli dengan dosa-dosa yang ada padamu. Wahai anak Adam, seandainya dosa-dosamu mencapai langit kemudian kamu memohon ampun kepada KU, AKU mengampunimu dan AKU tidak peduli banyaknya dosamu. Wahai anak Adam, jika kamu mendatangi KU dengan dosa sebesar bumi, kemudian kamu menjumpai KU dengan tidak menyekutukan AKU dengan sesuatu, AKU akan mendatangimu dengan ampunan sebesar bumi pula."

Aku hanya terdiam mendengar NYA. Aku tundukkan wajahku semakin dalam karena terlalu malu pada MU. Begitu banyak kesalahanku hingga seperti tak mungkin termaafkan, tapi, KAU tetap menerimaku kembali, KAU mengasihiku selalu. KAU maafkan aku. Aku sungguh malu, malu padaMU, ALLAH.
MAafkan aku, cinta MU lah yang nyata dan abadi. Cinta MU lah yang tak pernah mematahkan hati. ENGKAU lah satu, Tuhanku yang Tak Tersaingi.
AKU mencintaimu YA ALLAH...

Minggu, 13 Juli 2008

Hanya Sekedar Mengingatkan!

"Pada saat sangkakala ditiup, maka kamu sekalian datang berbaris-baris" Surah an-Naba':18

Mendengar pertanyaan itu, baginda menangis dan basah pakaian dengan air mata. Lalu menjawab: 'wahai Muaz, engkau telah bertanya kepadaku, perkara yang amat besar, bahwa umatku akan digiring, dikumpulkan berbaris-baris Maka dinyatakan apakah 12 barisan tersebut.....
BARISAN PERTAMA
Digiring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih: "Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."
BARISAN KEDUA
Digiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Yang Maha Pengasih: "Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meninggalkan sholat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."
BARISAN KETIGA
Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking. "Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."
BARISAN KEEMPAT
Digiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka. "Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jual beli,
BARISAN KELIMA
Digiring dari kubur dengan bau busuk dari bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar. Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula merasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."
BARISAN KEENAM
Digiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. "Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."
BARISAN KETUJUH
Digiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah. "Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."
BARISAN KEDELAPAN
Digiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. "Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."
BARISAN KESEMBILAN
Digiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. "Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah
neraka..."
BARISAN KESEPULUH
Digiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. "Mereka adalah orang yang durhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."
BARISAN KESEBELAS
Digiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran. "Mereka adalah orang yang
minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."
BARISAN KEDUA BELAS
Mereka digiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: "Mereka adalah orang yang beramal saleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu,ketika meninggal dunia
keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat ampunan, kasih sayang dan keridhaan Allah Yang Maha Pengasih..."

Semoga kita semua di saf yang Ke-12 yang mendapat
rahmat dari Allah SWT...Amin...

Bismillahirrohmanirrohim



Ku awali semua dengan kalimat ini. Agar aku senantiasa mendapat keridloan Nya.

Dia satu-satunya tempat ku kembali.
Dia satu-satunya yang tak pernah membuat ku patah hati.
Dia selalu ada dan tak pernah pergi.
Dia Penguasa setiap roh di muka bumi.
Dia Maha Mengetahui segala isi hati.


Tak tersadar, waktu berganti. Setiap nafas sedang berbaris menanti diakhirinya sebuah masa.
Aku manusia terbodoh yag tak pernah hargai waktu, seolah aku tidak tahu bahwa waktulah yang kan menghabisiku kelak.

Ya Allah... kepada Mu aku berlindung, kepada Mu aku memohon ampun dan hanya kepada Mu aku meminta. Engkau satu-satunya harapan ku, ya Allah....
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...